Quraish Shihab Membagikan Gratis 40 Ribu Buku Ayat Ayat Fitna
(Rafiqa Qurrata A - detikcom) Sebuah buku berjudul "Ayat-Ayat Fitna, Sekelumit Keadaban Islam di Tengah Purbasangka" diluncurkan. Buku itu karya Quraish Shihab dan tentu saja isinya tidak mendeskreditkan Islam. Sebanyak 40 ribu buku tersebut dibagikan secara gratis. Quraish Shihab menjelaskan, Ayat Ayat Fitna berusaha meluruskan kesalahpahaman dari ayat-ayat yang dipakai dalil untuk teror yang menggambarkan umat islam itu kejam seperti yang dipakai oleh film Fitna. "Jadi ada lima ayat Alquran yang digunakan untuk mendeskreditkan Islam. Padahal isinya sangat bertolak belakang. Justru ajaran Islam ini sangat-sangat damai dan mengajak umatnya untuk memiliki hubungan harmonis dengan pemeluk agama apapun," kata Direktur Pusat Studi Al Quran itu. Kenapa judulnya kok ayat-ayat fitna? "Ya karena ini berbicara tentang ayat-ayat Alquran yang dijadikan bahan fitnah," jelas Quraish saat jumpa pers di masjid Sunda Kelapa, Jakarta . Buku setebal 98 halaman tersebut disebarkan serempak di enam lokasi di Jakarta. Buku ini juga bisa didapatkan dalam versi e-book. Quraish Shihab mempersilakan pihak manapun untuk menggandakan bukunya. Namun ia mengingatkan agar buku tersebut tidak dijualbelikan. "Untuk apa diperjual belikan? Kalau diberikan gratis untungnya lebih banyak daripada diperjual belikan. Memang tertunda keuntungan itu tapi akan berlipat ganda di hari kemudian," kata Quraish.E-booknya bisa didownload disini:http://www.lentera-hati.com/
 | Ceritamu | May 11, '08 5:13 AM for everyone |
ceritamu malam ini, seperti menghukumku dalam lemari ketak berdayaanku. Kau bicara tentang sakit sedangkan aku tak bisa mengobatimu. Kuhanya bisa menyelimutimu dalam kata berharap ada sejuk yang bisa menyembuhkanmu.
Kuminta kau tidur, bukan untuk membuatmu berhenti bercerita. Tapi aku tak tahan mendengar sakitmu dan aku tak tahan dengan keterbatasanku. Kembali hanya kata
tidurlah dalam kata. Walau tak menyembuhkan.
Bismillah irRahman irRaheem In the Name of Allah, The Most Gracious, The Most Kind Faaqaalatil malaa-ikatu yaa habiibar rahmaani lau 'alimta maa yuraadu bika minal khair, la 'arafta qadra manzilatika 'alal ghair, wazdadta farahaw wa sururaa, wa bahjataw wanuura, yaa muhammad, absyir faqad nusyirat fil kaa-inaati a'laaamu 'uluumik. Wa tabaasyaratil makhluuqaatu biquduumik. Wa lam yabqa syai-um mimmaa khalaqallaahu ta'aalaa illaa jaa-a liamrika thaai'aa, wa limaqaalatika saami'aa, fa saya'tiikal ba'iir, bidzimaamika yastajiir, wadhdhabbu wal ghazaalah, yash-hadaani laka bir risaalah, wasysyajaru wal qamaru wadzdziib, yanthiquuna bi nubuwwatika 'an qariib, wa markabukal buraaq, ilaa jamaalikal mustaaq, wa jibriilu syaawuusyu mamlakatika qad a'lanabidzikrika fil aafaaq, wal qamaru ma'muurul laka bil insyiqaaq. Wa kullu man fil kauni mutasyaw wiqul lizhuhuurik, muntazhirul li-isyraaqi nuurik. Maka para malaikat berkata: "Wahai kekasih Allah Yang Maha pengasih, andaikan engkau tahu kebaikan yang dikehendaki Allah kepadamu, pasti engkau akan tahu ketinggian derajatmu dari makhluk lain, dan pasti engkau bertambah senang dan bahagia, bertambah cerah dan penuh ceria. Wahai Muhammad, berbahagialah engkau, sungguh telah diberitahukan pada seluruh alam luasnya pengetahuanmu, dan tidak satu makhlukpun yang diciptakan oleh Allah kecuali ia akan patuh kepada perintahmu, senang mendengarkan pembicaraanmu. Akan datang kepadamu pengendara onta meminta perlindungan dari kepemimpinanmu. Biawak dan rusapun keduanya menyaksikan kerasulanmu. Pepohonan, rembulan dan serigala saling membicarakan tentang datangnya kenabianmu yang telah dekat waktunya. Kendaraanmu adalah Bouraq. Ketampananmu membuat rindu setiap orang, dan Malaikat Jibril pengendali kekuasaanmu telah mengumandangkan sebutan namanya di seluruh penjuru alam. Rembulan diperintahkan membelah dua untuk mu'jizatmu. Dan setiap makhluk yang ada di dalam semesta sangat merindukan kelahiranmu, dan menunggu-nunggu pancaran sinar cahayamu". Allaahumma salli wa sallim wa baarik 'alaihi. Ya Allah, limpahkanlah rahmat, salam dan berkah kepada Nabi SAW.
Innalillahi wa inna ilaihi raj'un, Turut berduka cita atas wafatnya Bapak Abdurrachim Husein seorang tokoh pasar modal Indonesia yang juga adalah honorary member dari Asosiasi Analis Teknikal Indonesia pada hari Minggu, 04 Mei 2008 Semoga diterima disisiNya dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Amiin. Asosiasi Analis Teknikal Indonesia
Real love will stick together ever and forever
Thumb represent parents Second finger represent brothers & sisters Centre finger represent own self Fourth finger represent your partner Last finger represent your children
Ikuti langkah berikut ini, 1. Pertama, tunjukkan telapak tangan anda, jari tengah ditekuk ke dalam (lihat gambar) 2. Kemudian, 4 jari yang lain pertemukan ujungnya. 3. Permainan dimulai, 5 pasang jari tetapi hanya 1 pasang yang tidak terpisahkan… 4. Cobalah membuka ibu jari anda, ibu jari mewakili orang tua, ibu jari bisa dibuka karena semua manusia mengalami sakit dan mati. Dengan demikian orang tua kita akan meninggalkan kita suatu hari nanti. 5. Tutup kembali ibu jari anda, kemudian buka jari telunjuk anda, jari telunjuk mewakili kakak dan adik anda, mereke memiliki keluarga sendiri, sehingga mereka juga akan meninggalkan kita. 6. sekarang tutup kembali jari telunjuk anda, buka jari kelingking, yang mewakili anak-anak. cepat atau lambat anak-anak juga akan meninggalkan kita. 7. selanjutnya, tutup jari kelingking anda, bukalah jari manis anda tempat dimana kita menaruh cincin perkawinan anda, anda akan heran karena jari tersebut tidak akan bisa dibuka. Karena jari manis mewakili suami dan istri, selama hidup anda dan pasangan anda akan terus melekat satu sama lain.
Akar dari kesombongan ini adalah ego yang berlebihan. Pada tataran yang lumrah, ego menampilkan dirinya dalam bentuk harga diri (self-esteem) dan kepercayaan diri (self-confidence). Akan tetapi, begitu kedua hal ini berubah menjadi kebanggaan (pride), Anda sudah berada sangat dekat dengan kesombongan. Batas antara bangga dan sombong tidaklah terlalu jelas.
Kita sebenarnya terdiri dari dua kutub, yaitu ego di satu kutub dan kesadaran sejati di lain kutub. Pada saat terlahir ke dunia, kita dalam keadaan telanjang dan tak punya apa-apa. Akan tetapi, seiring dengan waktu, kita mulai memupuk berbagai keinginan, lebih dari sekadar yang kita butuhkan dalam hidup. Keenam indra kita selalu mengatakan bahwa kita memerlukan lebih banyak lagi.
Perjalanan hidup cenderung menggiring kita menuju kutub ego. Ilusi ego inilah yang memperkenalkan kita kepada dualisme ketamakan (ekstrem suka) dan kebencian (ekstrem tidak suka). Inilah akar dari segala permasalahan.
Perjuangan melawan kesombongan merupakan perjuangan menuju kesadaran sejati. Dalam hidup ini berlaku hukum kekekalan energi. Energi yang kita berikan kepada dunia tak akan pernah musnah. Energi itu akan kembali kepada kita dalam bentuk yang lain. Kebaikan yang kita lakukan pasti akan kembali kepada kita dalam bentuk persahabatan, cinta kasih, makna hidup, maupun kepuasan batin yang mendalam. Jadi, setiap berbuat baik kepada pihak lain, kita sebenarnya sedang berbuat baik kepada diri kita sendiri. Kalau begitu, apa yang kita sombongkan dan ngapain juga sombong ?
 | Cahaya | Apr 28, '08 10:39 PM for everyone |
“Ya Allah, jadikanlah cahaya di hatiku, cahaya di lidahku, cahaya di pendengaranku, cahaya di penglihatanku, cahaya dari belakangku, cahaya dari hadapanku, cahaya dari atasku, dan cahaya dari bawahku. Ya Allah, berikanlah aku cahaya.” (HR. Muslim no.763)
Recognising that portfolio managers and analysts do not need the kind of technical analysis used by day-traders and dealers, this course concentrates on market timing from a longer-term point of view. This course is designed to give a timing overlay for fundamental decisions. Day 1 + Behavioural finance and the case for technical analysis + Dow Theory + Chart Types + Trends and channels + Chart Patterns + Moving Averages + Momentum – the popular indicators + Determining the strength of the trend + Volume analysis + Elliott Wave analysis + Cycles + Putting it all together + A systematic approach This course is suitable for those involved in all market sectors. There is an additional half-day module in the morning of Day 2 specifically for those involved in Equities. This module will cover: Day 2 (for equities only) + Sentiment Indicators + Indices – Top Down Approach + The business cycle + Relative strength
Charting scales Comparing linear and log scaling on charts – what they show and when to use them Candlestick charts - The unique advantages of candlestick charting - An overview of the 40 most popular patterns and their signals - Some lesser known but effective patterns and how to trade them - Developing a trading strategy by applying stochastic studies to candlestick charts Point and figure charting This often overlooked charting technique has much to offer in generating clear and unambiguous trading signals. Point and figure charts are more sophisticated in their construction than either bar or candlestick and skill is required in optimizing the chart settings to the market being traded. This section presents the most effective applications of the point and figure technique. Chart patterns The most effective continuation and reversal patterns and how to identify and trade them: head-and-shoulders, double tops and bottoms and consolidation areas. Trading volume - Volume theory - The On Balance Volume (OBV) indicator - Chaikin’s oscillator Moving averages techniques - Choosing ideal period settings for moving average lines across different markets - Optimization - Advanced rule-based trading methods such as the Turtle system DAY 2 Fibonacci ratios - Fibonacci and market psychology - Practical applications: retracements, targets and time. Trend lines - Drawing them correctly - Targets and false breaks - Tom DeMarks’ TD Lines: an alternative approach to trend lines - Exit methods Ichimoku charting Ichimoku is a much talked about mechanical charting technique that can be applied to all markets. This section presents a detailed explanation of Ichimoku and its practical application. Advanced indicators - Moving Average Convergence-Divergence - Wilder’s Relative Strength Index - Stochastics - Directional Movement Index DeMark Indicators TD Sequential and TD Combo: calling tops and bottoms accurately Long-term trend analysis - Identifying a trend and assessing its strength - Indicators that measure if the market is trending or non-trending - Measuring if the trend is close to exhaustion using volume data and histograms - Market breadth indicators - how broadly based is a market rally? - Advance/Decline analysis techniques
This course provides a thorough grounding in technical analysis to traders and investment managers new to the subject. The course gives particular attention to the following topics: Technical analysis - Why it works and its limitations Chart types - Line, bar, candle and semi-log – Using them in different markets and market conditions Support and resistance levels - Identifying levels - Assessing their strength - Expected price movement on the break of levels Trend lines - Drawing lines correctly - Recognising trend line breaks and ‘false breaks’ Chart patterns - The major continuation and reversal patterns - How to recognise them and how to project subsequent price moves Volume - Understanding its significance and using volume data with price Moving averages - The different types of moving average lines - Which periods to use - Moving average based trading techniques Dow Theory - Appreciating the contribution of Charles Dow New developments in technical analysis - What new analysis is catching on?
I always seek “expert” opinion on subjects I do not know about. Someone’s whose knowledge I can trust. Sometimes it is from friends and sometimes paid.It keeps me on the right track and saves me time. So if you feel you are not an “expert”but want to grow your wealth, you take other’s help. If you real passion for this field and have the time and energy, you can start doing your own research. Do you have a systematic “method” of investing ? Have you clearly defined that “method”?Have you clearly tested that method?Does that “edge” work in all market conditions? Do you know your return target ? Do you understand risk? If you have not thought of any of things above, then market is more like a “casino” to you.And you might fall in the category of “gambler” and all of us know how gamblers win big time only to lose bigger the next time! The intention of asking these questions is not to scare you or anything but tell you that “Investing/Trading” business is not “that easy” as it “looks”! Much beyond the buy and sell equation.
As an individual investor you might require tools or support that can help you have an edge. Despite all this,if you are fond of shooting in the dark, then keep on trying your “luck” in the markets. Keep on looking for “hot tips”! But remember in markets,there are no free lunches. So whether we are investing 50,000 or 5 millions , the rules are the same.Markets punishes us badly if we have not done our homework well.
This material based on IFTA Syllabus The syllabus is therefore designed primarily to ensure that students will gain the necessary skills to pursue their careers to a more advanced level in a professional manner, and also to provide investors with the knowledge and confidence in technical analysis that will enable them to make better informed trading decisions.
| Sesi | Pertemuan | Materi | Detail Materi | | I | 1 | Mekanisme Pasar | | | | | Komitmen Pasar | | | | | Pembentukan Harga | | | | | | | | II | 3 | Instrument | Saham (Waren, Right, Option) | | | | | Matual Fund & ITF | | | | | Bond | | | | | Index (Spot, Future, Options) | | | | | Forex (Spot, Future, Options) | | | | | Commodities (Spot, Future, Options) | | | | Broker, Banker, Dealer | | | | | Theory | Dow Theory | | | | | Random Walk | | | | | EMH | | | | | | | III | 1 | Pengenalan Software | Metatrader | | | | | Metastock | | | | | Amibroker | | | | | | | | | | | | IV | 3 | Short Term Analysis | Trend | | | | | Reversal | | | | | Commitment | | | | Pola-pola | Bar | | | | | Candle | | | | | Point & Figure | | | | | | | V | 2 | Long Term Analysis | Peak & Trough | | | | | Support and Resistance | | | | | Pivot | | | | | Trend & Trend Channel | | | | | | | VI | 1 | Volume Analysis | | | | | | | | VIII | 3 | Chart Patterns | Reversal | | | | | Continiation | | | | | Gaps | | | | | Consolidation & Corrections | | | | | | | IX | 2 | Indikator Analysis | Trend Indikator | | | | | Momentum Indikator | | | | | Volume Indikator | | | | | | | X | 3 | Spesial Analisis | Fibonacci | | | | | Elliot Wave | | | | | Gann | | | | | | | XI | 1 | Pisikologi Trading | | | | | | | | XII | 1 | Management Trading | Risk and Probabilitas | | | | | Money Management | | | | | | | XIII | 1 | Intro Sistem Trading | | | | | | | | XIV | 2 | Analisis dan Diskusi | | | | | | | | | | | | | | 24 | | |
Seorang guru sufi mendatangi seorang muridnya ketika wajahnya belakangan ini selalu tampak murung. "Kenapa kau selalu murung, nak? Bukankah banyak hal yang indah di dunia ini? Ke mana perginya wajah bersyukurmu? " sang Guru bertanya. "Guru, belakangan ini hidup saya penuh masalah. Sulit bagi saya untuk tersenyum. Masalah datang seperti tak ada habis-habisnya, " jawab sang murid muda. Sang Guru terkekeh. "Nak, ambil segelas air dan dua genggam garam. Bawalah kemari. Biar kuperbaiki suasana hatimu itu." Si murid pun beranjak pelan tanpa semangat. Ia laksanakan permintaan gurunya itu, lalu kembali lagi membawa gelas dan garam sebagaimana yang diminta. "Coba ambil segenggam garam, dan masukkan ke segelas air itu," kata Sang Guru. "Setelah itu coba kau minum airnya sedikit." Si murid pun melakukannya. Wajahnya kini meringis karena meminum air asin. "Bagaimana rasanya?" tanya Sang Guru. "Asin, dan perutku jadi mual," jawab si murid dengan wajah yang masih meringis. Sang Guru terkekeh-kekeh melihat wajah muridnya yang meringis keasinan. "Sekarang kau ikut aku." Sang Guru membawa muridnya ke danau di dekat tempat mereka. "Ambil garam yang tersisa, dan tebarkan ke danau." Si murid menebarkan segenggam garam yang tersisa ke danau, tanpa bicara. Rasa asin di mulutnya belum hilang. Ia ingin meludahkan rasa asin dari mulutnya, tapi tak dilakukannya. Rasanya tak sopan meludah di hadapan mursyid, begitu pikirnya. "Sekarang, coba kau minum air danau itu," kata Sang Guru sambil mencari batu yang cukup datar untuk didudukinya, tepat di pinggir danau. Si murid menangkupkan kedua tangannya, mengambil air danau, dan membawanya ke mulutnya lalu meneguknya. Ketika air danau yang dingin dan segar mengalir di tenggorokannya, Sang Guru bertanya kepadanya, "Bagaimana rasanya?" "Segar, segar sekali," kata si murid sambil mengelap bibirnya dengan punggung tangannya. Tentu saja, danau ini berasal dari aliran sumber air di atas sana . Dan airnya mengalir menjadi sungai kecil di bawah. Dan sudah pasti, air danau ini juga menghilangkan rasa asin yang tersisa di mulutnya. "Terasakah rasa garam yang kau tebarkan tadi?" "Tidak sama sekali," kata si murid sambil mengambil air dan meminumnya lagi. Sang Guru hanya tersenyum memperhatikannya, membiarkan muridnya itu meminum air danau sampai puas. "Nak," kata Sang Guru setelah muridnya selesai minum. "Segala masalah dalam hidup itu seperti segenggam garam. Tidak kurang, tidak lebih. Hanya segenggam garam. Banyaknya masalah dan penderitaan yang harus kau alami sepanjang kehidupanmu itu sudah dikadar oleh Allah, sesuai untuk dirimu. Jumlahnya tetap, segitu-segitu saja, tidak berkurang dan tidak bertambah. Setiap manusia yang lahir ke dunia ini pun demikian. Tidak ada satu pun manusia, walaupun dia seorang Nabi, yang bebas dari penderitaan dan masalah." Si murid terdiam, mendengarkan. "Tapi Nak, rasa `asin' dari penderitaan yang dialami itu sangat tergantung dari besarnya 'qalbu'(hati) yang menampungnya. Jadi Nak, supaya tidak merasa menderita, berhentilah jadi gelas. Jadikan qalbu dalam dadamu itu jadi sebesar danau."
Basic Material | No. | Materi | Waktu | Keterangan | | 1 | Introduction - 5 W+ H - Success Story - Introduction to market (Futures, Stodex, Stock) - Spread (bid/ask), ISO codes, Interest Swap, leverage | 6 Mei 2008 | 2 Modul | | 2. | Trading for Newbie - Fakta dalam trading - Dasar Utama dalam Trading - Level-level trader - Discretionary trader to systematical trader | 8 Mei 2008 | 2 Modul | | 3 | Fundamental Point of View - Dow Theory - Supply and demand - Fundamental sebagai salah satu faktor penggerak harga. - Indikator-indikator Ekonomi - Sumber – Sumber berita Fundamental - Menterjemahkan dan mengaplikasikan berita fundamental - Trapping Calculator | 13 Mei 2008 15 Mei 2008 | 3 Modul | | 4 | Technical Point of View - Types of Chart - Reversal & contuniation pattern - Candle stick formation - Support & Reistance using trend lines & channel - Chart Pattern (Ascending, descending, Trianggle, Double top,etc) - Fibonacci Trading - Pivot Calculator - Technical Indicator (Trend Indicator & Momentum Indicator) - Elliot Wave Theory | 21 Mei 2008 22 Mei 2008 27 Mei 2008 | 4 Modul | | 5 | - Drawdown & Maximal Drawdown - Risk to reward ratio (Stop loss, over trade,etc) - Setting Stop loss, Take profit and trailing stop. - Managing account | 29 Mei 2008 | 2 Modul | | 6 | - Fear, Greed and Emotion - Keep learning - Revenge Trading - “FAST” Trader | 3 June 2008 | 1 Modul |
 FOREX TRADING BERESIKO TINGGI UNTUK ITU INVESTOR HARUS AKTIF MELAKUKAN MANAGEMEN RESIKO 98% RUGI DALAM FOREX TRADING KARENA INVESTOR TIDAK MEMILIKI PENGETAHUAN TENTANG TRADING INGIN BELAJAR MENGANALISA PASAR FOREX? INGIN MEMILIKI TRADING STRATEGY YANG KONSISTEN PROFIT? INGIN TAHU KIAT MENGELOLA RESIKO? ANDA BISA MENDAPATKAN SEMUA INI GRATIS TIDAK PERLU MEMBAYAR 1 JUTA, 2 JUTA ATAU BAHKAN 9 JUTA Daftarkan diri Anda segera dalam Seminar “STRATEGI INVESTASI FOREX DAN KIAT MENGELOLA RESIKONYA” ( EXCLUSIVE FOR 50 PERSONS ONLY ) The Prestige Serviced Office - Bintan 1 Room Wisma Nusantara 23rd Floor, Jl MH Thamrin Kav. 59 – Jakarta Senin, 28 April 2008 - Pk 19.30 – 22.00 WIB 100% FREE – TERMASUK PELATIHAN GRATIS SELAMA 1 BULAN LEBIH SAMPAI ANDA DAPAT TRADING KONSISTEN DI REAL ACCOUNT 021-93000610 (RINI) 081-513159025 (ADEK KHRISNA) EMAIL: raja_ar_radu@yahoo.com DISELENGGARAKAN OLEH DRAGON TRADING COURSE
Abu Bakar Ash Sidiq, mungkin itu adalah hal yang telintas pertama kali ketika mendengar kata "Sidiq" ini. Abu Bakar mendapat julukan Ash Sidiq (yang berkata benar) karena beliau orang pertama yang membela dan membenarkan ucapan Rasul SAW. Tidak hanya pada peristiwa itu saja, beliau dalam kesehariannya terkenal sebagai orang yang sangat tegas dalam mengambil keputusan. Beliau selalu tegas, dalam menyampaikan hal-hal yang benar menurut norma-norma.Kalau memang itu adalah hal yang salah, beliau tidak segan-segan menegur dan mengatakan salah.
to be continued
"Amanah" merupakan cerminan sikap jujur dan dapat dipercaya.Jika kita kaitkan dengan kehidupan seorang trader dalam dunia trading, ada keterkaitan yang sangat erat antara seorang trader dengan sifat "amanah" ini.Seorang trader diharapkan bisa menjalakan tugas yang telah dibebankan kepadanya, dengan penuh rasa tanggung jawab. Jadi Seandainya ia diberikan tugas untuk mengelola account seseorang, ia akan mencurahkan segala daya dan upaya sebisa mungkin untuk menjaga account tersebut dengan baik. Berusaha sebisa mungkin menjalakan Trading Rules yang sudah dia buat dan disepakati dengan client dengan disiplin dan konsisten.Menjaga sebisa mungkin agar tidak melanggar ketentuan tentang maksimal risk dan point-point dalam trading rules.Sikap amanah ini mutlak diperlukan, karena ini merupakan salah satu modal untuk menjaga kepercayaan client terhadap trader. Dalam pembicaraan dengan beberapa trader senior, dan beberapa client, ditemukan sebuah konklusi sederhana bahwa, ketika client menunjuk seseorang trader untuk mengelola dananya, client terlebih dahulu akan menilai tanggung jawab trader tersebut dan kejujuran dari trader tersebut. SIkap amanah ini dapat dilihat ketika, trader tersebut mengalami loss, pada saat itu kejujuran seorang trader benar-benar diuji. Seorang trader yang baik harusnya berusaha mengambil pelajaran dari kesalahan yang dia buat, bukan mencari alasan pembenaran di muka client ketika dia mengalami loss.Contoh:Hari ini saya trading di HSI Futures Pak hari ini kita loss $150 karena tiba-tiba market berbalik arah, padahal sebelumnya kita sudah profit loh pak, tapi sayang tiba-tiba ada orang melepas saham Hangseng Bank sehingga market berbalik arah dan kita loss $150.atau contoh alasan lain:Pak baru saja kita trading di HSI Futures dan loss trade sebesar $150Tadi kita buy di 24140 dan ternyata market mengalami downtrend sehingga menyentuh stop loss kita di 24107 yaitu sebesar 33 pips.Saat ini kami sedang melakukan recovery kembali dengan mengambil sell position di 24107 (sesuai dengan rekomendasi dari system)running price di 23997. Berikut screenshoot dari system yang telah kita sepakati Dari dua contoh diatas kita bisa menilai tentang mana trader yang "amanah" atau trader yang berusaha mencari pembenaran. Trader yang memegang amanah akan berusaha sejujurnya menyampaikan ke client dengan bukti-bukti dan akan disampaikan saat itu juga, bukan pada akhir hari perdagangan. Previous: 1. Fatonah --> pintar, cerdas Next:2. Sidiq --> Benar/Jujur3. Tabligh --> Menyampaikan apa adanya4. The "FAST" Trader5. Sisi Spiritual Trader.
Bismillah irRahman irRaheem In the Name of Allah, The Most Gracious, The Most Kind Fa yaquulul haqqu wa 'izzatii wa jalaalii laa ja'altu man akhlasha lii bisy syahaadati kaman kadzdzaba bii. Adkhiluuhumul jannata birahmatii. Yaa a'azza jawaahiril 'uuquud. Wa khulaashata iksiiri sirril wujuud. Maadihuka qaashiruw walau jaa-a bibadzlil majhuud. Wa waashifuka 'aajizun 'an hashri maa hawaita min khisaalil karami wal juud. Al kaunu isyaaratun wa antal maqshuud. Yaa asyrafa man naalal maqaa mal mahmuud. Wa jaa-at rusulum min qablika laakinnahum bir rif'ati wal 'ulaa laka syuhuud. Allah Yang Maha Benar berfirman: "Demi kemuliaan-Ku dan keagungan-Ku, tidaklah akan Aku samakan antara orang orang yang mengucapkan syahadat dengan hati yang tulus, dengan orang orang yang mendustakan Aku. (Orang orang yang bersyahadat dengan hati yang tulus) masukkanlah mereka ke dalam surga dengan rahmat-Ku". Wahai intan permata yang paling mulia (Nabi SAW), wahai sari mu'jizat rahasia alam, dan orang yang ingin memujimu, tak sanggup lagi mengungkapkan kata-kata indah, walaupun telah mencurahkan segala kemampuan, dan orang yang ingin menguraikan kemuliaan dan kedermawananmu tak sanggup mengungkapkan. Alam telah mengisyaratkan keagungan derajat, dan engkaulah yang dimaksud. Wahai rasul yang telah memperoleh tempat yang paling mulia dan tepuji. Telah datang para rasul sebelummu, namun semuanya menyaksikan keagungan dan ketinggian derajatmu. Allaahumma salli wa sallim wa baarik 'alaihi. Ya Allah, limpahkanlah rahmat, salam dan berkah kepada Nabi SAW.
Semalam kebetulan diajakin nongkrong oleh para senior di AATI (Asosiasi Analis Teknikal Indonesia) . Berawal dari obrolan-obrolan sederhana seputar Teknikal analisis, sampai akhirnya kemudian berbelok kepada hal-hal seputar Psikologi Trading.
Secara umum ada hal-hal yang harus diperhatikan dalam trading yaitu: 1. Berita, isu, rumor / fundamental analisis
2. Teknikal analisis yang mengatur di titik mana kita akan entry ke dalam market dan di titik mana kita akan exit.
3. Risk management / Money management. MM merupakan hal sederhana tapi sering terlewatkan dalam trading. tidak ada salahnya sebelum memulai trading kita harus membuat komitmen tentang seberapa besar kita siap menanggung risk. Komitmen tersebut pada akhirnya akan menentukan strategy trading yang akan kita pakai
4. System trading/Trading Strategy. Merupakan kumpulan dari analisa yang sudah kita buat dipadukan dengan risk management yang sudah kita atur sedemikian rupa. Trading strategy ini merupakan salah satu cara agar kita bisa lebih konsisten dan disiplin ketika trading.
5. Psikologi Trading. Faktor psikologi dalam trading memiliki peran yang sangat signifikan dalam trading. Untuk bisa menjadi trader yang sukses, konsisten profit dan disiplin harus memiliki psikologi dan mental yang baik dulu.
Introduction to "FAST" Trader
Seorang Trader selain dituntut untuk belajar dan menguasi teknik-teknik trading. Secara mental psikologis diharapkan memiliki tabiat dan perilaku seperti yang dimili oleh Para Nabi dan Rasul yaitu:F = Fatonah --> PintarA = Amanah --> Memegang janjiS = Sidiq --> Benar/JujurT = Tabligh --> Menyampaikan apa adanya1. FATONAHSecara harfiah Fatonah diartikan dengan pintar tapi jika ditelaah lebih jauh Fatonah ini lebih identik dengan kepintaran dan kecerdikan sekaligus. Jadi bukan sekedar pintar tapi juga cerdikPintar adalah bahwa seorang trader harus bener-benar memiliki ilmu untuk mengeksplorasi market. Secara garis besar Ilmu tersebut dikelompokkan menjadi dua bagian yaitu:a. Fundamental analysis : Analisa fundamental memberi pengaruh kepada trend perubahan harga (arah dari harga suatu mata uang secara keseluruhan) yang lebih banyak dipengaruhi oleh kebijakan-kebijakan yang dilakukan pemerintah (otoritas moneter) ataupun data-data yang dirilis oleh berbagai sumber maupun berita-berita tertentu yang belum pasti kebenarannya (market sentiment and market rumors) Sumber:http://id.wikipedia.org/wiki/Analisis_fundamental b. Technical analysis : Analisis teknikal adalah sebuah metode analisis yang menitik beratkan pada pergerakan pasar. Metode ini dijalankan dengan cara memperhatikan perubahan harga dan volume perdagangan saham dipasar. Analisis teknikal banyak digunakan oleh dealer sebagai pertimbangan dalam menentukan kapan membeli atau menjual saham (sell or buy decision). Analisa teknikal memiliki prinsip "Hystory always repeat it self" Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Analisis_teknikal Pintar dan menguasai teknik-teknik trading mulai dari fundamental analisis, risk management sampai teknikal analisis ternyata masih belum masuk dalam kategori Fatonah ini. Untuk bisa memenuhi kategori Fatonah ini seorang trader dituntut memiliki kecerdikan. Cerdik diidentikan dengan pengambilan peluang/keputusan yang tepat pada waktunya, serta keberanian untuk mengambil posisi di market. Kalau kita sudah melakukan analisa market secara menyeluruh, sudah bersiap-siap dengan strategi trading yang kompleks dan teruji, tapi ketika kita tidak memiliki keberanian untuk mengambil posisi di market, maka semua yang dilakukan dan ilmu yang dimiliki menjadi sia-sia karena tidak ada action.A great idea from :- Mr Yusuf- Mr. ImronNext topik: 1. Amanah --> Memegang janji 2. Sidiq --> Benar/Jujur3. Tabligh --> Menyampaikan apa adanya4. The "FAST" Trader5. Sisi Spiritual Trader.
Ada seorang pendeta India yang melihat seekor kalajengking mengambang berputar-putar di air. Ia memutuskan untuk menolong kalajengking itu keluar dengan mengulurkan jarinya, tetapi kalajengking itu menyengatnya.
Orang itu masih tetap berusaha mengeluarkan kalajengking itu keluar dari air, tetapi binatang itu lagi-lagi menyengat dia.
Seorang pejalan kaki yang melihat kejadian itu mendekat dan melarang orang India itu menyelamatkan kalajengking yang terus saja menyengat orang yang mencoba menyelamatkannya.
Tetapi orang India itu berkata, "Secara alamiah kalajengking itu menyengat. Secara alamiah saya ini mengasihi. Mengapa saya harus melepaskan naluri alamiah saya untuk mengasihi gara-gara kalajengking itu secara alamiah menyengat saya?"
Jangan berhenti mengasihi, Jangan menghentikan kebaikan anda, Bahkan meskipun ketika orang-orang lain menyengat anda.
| |